• Font size:
  • Decrease
  • Reset
  • Increase

KPU Perlu Beri Pencerahan Soal Pemilu

 

SEMARANG, suaramerdeka.com– Masih banyaknya masyarakat yang pesimis dengan hasil – hasil pemilu, perlu ada upaya membangkitkan kesadaran masyarakat sebagai pemilih dalam pemilu. Jadi diharapkan tidak ada mereka yang menjadi golongan putih (golput). Untuk mengatasi persoalan itu, maka Komisi Pemilihan Umum (KPU) perlu memberi pencerahan ke masyarakat. Hal itu disampaikan Rukma Setiabudi Ketua DPRD Jateng dalam Diskusi Prime Topic dengan tema: Dinamika Pilkada Serentak, di ruang Cendana, Hotel Oak Tree Semarang, Senin (17/10).

Rukma menambahkan, bahwa pencerahan pemilu jangan sekadar pencerahan.”Namun perlu meyakinkan bahwa hasil – hasil pemilu yang memilih wakil rakyat atau pemimpin daerah mampu menyelesaikan persoalan – persoalan di daerahnya. Termasuk memajukan pembangunan,” kata Rukma.

Ketua KPU Jateng Joko Purnomo sepakat dengan paparan Rukma Setiabudi. Menurutnya, pencerahan yang dilakukan KPU adalah berupa pendidikan pemilu ke sekolah – sekolah misalnya.”Bukan sekadar siswa SMA yang kemungkinan sudah bisa memberikan hak suaranya. Tetapi anak – anak TK pun juga sudah saatnya mendapatkan pendidikan pemilu. Apalagi modal sosial masyarakat terhadap pemilu saat ini sudah semakin turun. Jadi perlu dikembalikan lagi ke arah lebih baik melalui pencerahan pemilu,” kata Joko.

Lebih lanjut Joko mengatakan, bahwa persoalan yang dihadapi dalam pencerahan pemilu adalah, banyak warga Indonesia menjadi perantau di luar negeri.”Namun baik perantau di luar negeri atau luar kota, mereka mayoritas antusias dalam mengikuti pemilu,” tambahnya.

Pengamat politik dari Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, Teguh Yuwono mengatakan, bahwa perlu sekali KPU memberi pencerahan pemilu ke masyarakat.”Karena ketika masyarakat ditanya soal bagaimana hasil pemilu, 70 persen mengatakan bahwa mereka tidak percaya terhadap hasil pemilu itu sendiri. Mereka butuh wakil rakyat atau pemimpin yang mumpuni. Maka itu setiap parpol harus mampu memiliki kader yang baik dan dipersiapkan sebagai calon pemimpin daerah atau presiden. Bukan satu calon didukung koalisi beberapa parpol seperti saat ini,” kata Teguh Yuwono.

Comments   

 
0 #1 Sylvia 2019-01-03 07:11
hey there and thank you for your info – I have definitely picked up anything new
from right here. I did however expertise several technical points using this web site, since I experienced to reload the
web site a lot of times previous to I could get it to
load correctly. I had been wondering if your hosting
is OK? Not that I'm complaining, but sluggish loading instances
times will sometimes affect your placement in google and could damage your quality score if advertising and marketing with Adwords.
Well I'm adding this RSS to my e-mail and can look out for a lot more of your respective interesting content.
Make sure you update this again soon.
Quote
 

Add comment


Security code
Refresh

FOTO KEGIATAN

imageimageimageimageimageimageimageimageimageimageimageimageimage

LPPD Research Institute

LPPD Research Institute merupakan Lembaga Pengkajian Pembangunan Daerah yang berada di Jawa Tengah. Researching, Consulting, Training and Publishing. Dr. Drs. Teguh Yuwono, M.Pol.Admin sebagai Direktur Eksekutif.

APSIPI

Asosiasi Program Studi Ilmu Pemerintahan Indonesia (APSIPI) dibentuk sebagai hasil dari SIMPOSIUM NASIONAL PROGRAM STUDI ILMU PEMERINTAHAN Se-INDONESIA pada tanggal 23-24 November 2014 di Hotel Narapati Bandung yang diselenggarakan oleh Program Studi Ilmu Pemerintahan Universitas Padjadjaran [ more detail ]

Link Terkait

   

 

Artikel Populer

Publikasi Populer

Kontak

Info kontak:

Email: This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Kantor: Jurusan Ilmu Pemerintahan FISIP Undip